Transparan & Inovatif

LightBlog

Breaking

LightBlog

Senin, 25 Juni 2018

Dodol Ciri Khas Kranggan jadi idola Cemilan Di Hari raya Idul Fitri







Pos Publik.Bekasi . Makanan  tradisional yang satu ini masih menjadi ciri khas bagi masyarakat betawi, momen Hari Raya Idul Fitri. Selain ketupat dan opor ayam. Dodol itulah namanya, terutama bagi warga Kranggan, kecamataan Jatisampurna, Kota Bekasi.

Menurut salah seorang warga Kranggan, Mak Samah, tradisi membuat dodol Kranggan ini merupakan tradisi turun-temurun sejak puluhan tahun lalu.

“Sampai sekarang kami tetap melaksanakan tradisi ini di keluarga besar kami,” ujar perempuan sepuh berusia 60 tahun ini.
Mak Samah menjelaskan, proses pembuatan dodol Kranggan membutuhkan waktu sekitar 12 jam dan dikerjakan secara berkelompok.

Semua bahannya murni dari ketan dan gula aren, tanpa memakai bahan pengawet atau oemanis buatan. Tapi dodol Kranggan ini bisa tahan sampai satu tahun, tidak seperti dodol yang biasa dijual di pasaran. ungkapnya

Tradisi membuat dodol Kranggan ini merupakan gambaran kegotong-royongan masyarakat asli Kranggan sejak jaman dulu.

Sebagai warga asli Kranggan, tentu saja kami merasa senang jika tradisi masih tetap dilaksanakan secara turun-temurun, ujar Sadan Sopian, Ketua PK Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi.

Sadan menyatakan optimis jika dodol Kranggan ini bisa diperkenalkan sebagai oleh-oleh asli Bekasi, tentu akan membuka peluang usaha ekonomi kreatif bagi masyarakat Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi.

Pastinya akan menghasilkan nilai ekononis, jika mampu mensinergikan potensi usaha dengan kearifan lokal yang ada di daerah wilayah kecamatan Jatisampurna kota bekasi ini. ungkapnya (red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox