![]() |
| Cara Bermain Sex Tunggu Anaka Tidur |
PosPublik - Bercinta menjadi kebutuhan biologis setiap pasangan suami-istri yang
harus dilepaskan. Bukan hanya bisa menjalin cinta makin kuat tapi juga
menjaga kesehatan seksual. Tapi seringkali pasangan ragu untuk bercinta
karena sudah punya anak.
Ibu harus menidurkan anak terlebih
dahulu baru punya waktu untuk lebih santai di malam hari. Sayangnya,
ketika hal itu terjadi, pasangan suami-istri sudah lelah dan lebih
memilih untuk tidur saja.
Jangan sampai hal ini dijadikan
kebiasaan ladies. Karena menghidupkan kehidupan cinta yang hangat dengan
suami harus tetap dijaga. Dilansir dari Fatherly, kamu bisa
tetap mempertahankan kehidupan seksual tetap hangat bersama pasangan
meski sudah menjadi orangtua. Begini triknya agar bisa bercinta dengan
aman dan nyaman setelah anak tertidur.
1. Redam desahan
Saat bercinta, redam erangan atau desahan sehingga tidak terlalu keras didengar anak. Pastikan pintu kamar tertutup sehingga desahan tidak mengganggu. Bisa juga diredam dengan cara menutup mulut atau menahannya dengan berciuman.
Saat bercinta, redam erangan atau desahan sehingga tidak terlalu keras didengar anak. Pastikan pintu kamar tertutup sehingga desahan tidak mengganggu. Bisa juga diredam dengan cara menutup mulut atau menahannya dengan berciuman.
2. Gaya bercinta yang lebih tenang
Cari gaya bercinta yang tidak menimbulkan banyak bunyi, seperti misalnya missionary dan spooning. Jika ingin yang lebih mesra seperti melakukan posisi bercinta yang butuh topangan, pastikan berpegang pada dinding atau meja, tidak melakukannya di ranjang, sehingga tidak menimbulkan suara berisik.
Cari gaya bercinta yang tidak menimbulkan banyak bunyi, seperti misalnya missionary dan spooning. Jika ingin yang lebih mesra seperti melakukan posisi bercinta yang butuh topangan, pastikan berpegang pada dinding atau meja, tidak melakukannya di ranjang, sehingga tidak menimbulkan suara berisik.
3. Fokus pada pernapasan
Pernapasna yang lebih tenang bisa diatur secara perlahan. Jangan menahan napas sehingga menimbulkan luapan teriakan jika mencapai klimaks. Atur napas sehingga kontraksi lebih tenang.
Pernapasna yang lebih tenang bisa diatur secara perlahan. Jangan menahan napas sehingga menimbulkan luapan teriakan jika mencapai klimaks. Atur napas sehingga kontraksi lebih tenang.
4. Bercinta di kamar mandi
Jika ragu menimbulkan suara berisik di kamar tidur, lakukan saja di kamar mandi di dalam kamar tidur karena lebih kedap suara. Jangan melakukannya di kamar mandi di luar kamar tidur.
Jika ragu menimbulkan suara berisik di kamar tidur, lakukan saja di kamar mandi di dalam kamar tidur karena lebih kedap suara. Jangan melakukannya di kamar mandi di luar kamar tidur.
Jadi, jika ragu bercinta karena akan mengganggu anak yang sedang tidur, coba tips di atas ya ladies.
( Sumber Liputan 6.com)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar