![]() |
| Aktifis Perumpuan |
PosPublik, Jakarta - Orasi para Aktivis Perumpuan pada kemarin siang melakukan aksi simpatik yang di lakukan para aktifis perempuan menggelar orasi terkait kasus yang masih belum jelas keberadaan Kapal KM Sinar Bangun di Danau Toba Tapanuli Medan Sumatra Utara.
Aksi simpatik peduli ini yang di komandoi Ratna Sarumpaet bersama para aktifis Perempuan berlangsung di Taman Inspirasi pass depan Istana Negara Jakarta Pusat , Minggu ( 8/7/2018).
Di katakan Ratna Sarumpaet mengatakan ,” Hari ini kita harus menyuarakan untuk warga Tapanuli kita tidak setuju pencarian di hentikan” kata Ratna Sarumpaet.
Dalam orasi simpatik perempuan ini merupakan hal untuk menyampaikan kekecewaan kepada pihak terkait. Para aktifis perempuan menyampaikan sikap tegas untuk ” Menolak keras keputusan Pemerintah menghentikan evakuasi korban yang tenggelam bersama KM Sinar Bangun pada tanggal 18 juni 2018 lalu dan menuntut pemerintah melanjutkan upaya pengangkatan 164 korban yang sampai hari ini masih terletak di dasr Danau Toba, tuntutan yang di inginkan para aktifis perempuan dalam aksi demo yaitu di antaranya :
1.Tim Basarnas Baru bekerja 13 hari.
2 Tim Basarnas sudah menemukan titik ordinat dimana kapal dan korban sudah ditemukan di mana mreka sudah tinggal melakukan evakuasi saja.
3.Pemerintah belum melakukan upaya maximal dalam menangani evakuasi korban seperti meminta bantuan Negara asing atau Negara negara sahabat.
4.Tudak maximalnya upaya pemerintah mengangkat korban adalah pembiaran dan itu Pelanggaran HAM yang di lakukan secara sadar.
5.Alasan di hentukannya evakuasi tidak disampaikan pada Publik sacra terbuka dan transparan.
6.Membiarkan 164 orang korban di dasar Danau Toba akan mempermalukan Indonesia di mata Dunia, dan membuat Danau Toba rak ubahnya menjadi “Kuburan Massal”.
Setelah aktifis perempuan melakukan aksi Demo peduli di depan istana Negara jakarta Pusat berjalan tertib tanpa ada hadangan dari para aparat yang siap menjaganya. Dalam aksi kepedulian tersebut mendapat respon positif dari para pejalan kaki maupun pengendara sepesa motor.(*)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar