Dari berbagai sumber
![]() |
| Brazilia melawan Mexico |
Neymar menjadi pahlawan Brasil dalam laga ini. Dia menciptakan gol
pembuka timnya pada menit ke-51, kemudian mengkreasikan lesakan Roberto
Firmino dua menit sebelum waktu normal berakhir.
Untuk pertandingan ini, Brasil menurunkan hampir semua pemain inti
dalam formasi 4-2-3-1. Hanya Marcelo yang absen karena sempat mengalami
cedera pada laga terakhir fase grup.
Begitu pula Meksiko. Pelatih Juan Carlos Osorio tetap mengusung
sistem 4-3-3 dengan Carlos Vela, Javier Hernandez, dan Hirving Lozano
sebagai trisula penyerang.
Dengan taktik menekan sejak area pertahanan lawan, Meksiko sempat
mengendalikan permainan pada awal laga. Terbukti tak ada kans berbahaya
dari Brasil dalam 20 menit pertama.
Baru pada separuh akhir babak pertama, Brasil keluar dari tekanan.
Kreativitas Philippe Coutinho dan Neymar mulai muncul sehingga
menghadirkan peluang bagi Selecao, tetapi Dewi Fortuna masih
memihak Meksiko. Kiper Guillermo Ochoa tercatat sempat menggagalkan
upaya Coutinho pada menit ke-32 dan Neymar delapan menit berselang.
Gelombang ancaman Brasil tidak menyurut setelah jeda. Bahkan, tiga
peluang diciptakan mereka dalam enam menit pertama babak kedua. Yang
terakhir membuahkan gol Neymar pada menit ke-51. Dia menyontek bola
umpan mendatar Willian dari sisi kiri.
Willian kembali menjadi motor serangan Brasil. Dia bisa saja menggandakan keunggulan Brasil andai bola tembakannya tidak ditepis Ochoa ke atas mistar gawang Meksiko.
Meksiko merespons permainan Brasil dengan cukup keras. Pada menit ke-71, misalnya, Miguel Layun tertangkap kamera menginjak pergelangan kaki Neymar. Pemilik nomor kostum 10 di Timnas Brasil ini sempat terbaring, tetapi Layun selamat dari hukuman wasit.
Respons Meksiko tidak cuma itu. Meskipun tidak sering, mereka sempat melancarkan ancaman dalam 15 menit akhir laga. Hirving Lozano dan Hector Herrera menjadi motor mereka. Namun, upaya pasukan Osorio selalu mentah sebelum mencapai kotak penalti Brasil.
Lagi-lagi Neymar mengambil peran. Dalam skenario serangan balik, dia berlari di sisi kiri dan melepaskan umpan mendatar. Di tiang jauh, Roberto Firmino yang masuk sebagai pengganti meneruskan bola untuk menggandakan kedudukan.
Lesakan Firmino sekaligus menjadi penutup pertandingan ini. Skor 2-0 mengantarkan Brasil ke babak perempat final. Mereka akan menantang pemenang duel antara Belgia dan Jepang yang berlangsung pada Selasa (3/7) dini hari WIB.
Willian kembali menjadi motor serangan Brasil. Dia bisa saja menggandakan keunggulan Brasil andai bola tembakannya tidak ditepis Ochoa ke atas mistar gawang Meksiko.
Meksiko merespons permainan Brasil dengan cukup keras. Pada menit ke-71, misalnya, Miguel Layun tertangkap kamera menginjak pergelangan kaki Neymar. Pemilik nomor kostum 10 di Timnas Brasil ini sempat terbaring, tetapi Layun selamat dari hukuman wasit.
Respons Meksiko tidak cuma itu. Meskipun tidak sering, mereka sempat melancarkan ancaman dalam 15 menit akhir laga. Hirving Lozano dan Hector Herrera menjadi motor mereka. Namun, upaya pasukan Osorio selalu mentah sebelum mencapai kotak penalti Brasil.
Lagi-lagi Neymar mengambil peran. Dalam skenario serangan balik, dia berlari di sisi kiri dan melepaskan umpan mendatar. Di tiang jauh, Roberto Firmino yang masuk sebagai pengganti meneruskan bola untuk menggandakan kedudukan.
Lesakan Firmino sekaligus menjadi penutup pertandingan ini. Skor 2-0 mengantarkan Brasil ke babak perempat final. Mereka akan menantang pemenang duel antara Belgia dan Jepang yang berlangsung pada Selasa (3/7) dini hari WIB.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar