Transparan & Inovatif

LightBlog

Breaking

LightBlog

Kamis, 05 Juli 2018

Dua Indikator Partisipasi Pemilih Pilkada 2018 Meningkat 20 Persen Di Kecamatan Pondokmelati

Reporter : Iful
Suasana Pencoblosan Pilkada Kota Bekasi
Pospublik. Partisipasi pemilih pada Pilkada serempak 2018 Pemilihan Calon Walikota Bekasi dan Calon Gubernur Jawa Barat, di Kecamatan Pondokmelati meningkat sebanyak kurang lebih 20 persen 57.652 yang ikut menyoblos dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 82.487.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Sekcam Pondokmelati, Andy Frengky yang juga selaku Ketua Sekretaris PPK, mengatakan ada dua indikator yang menyebabkan jumlah partisipasi pemilih meningkat signifikan. "Selain dari sosok paslon itu sendiri, juga masifnya sosialisasi KPUD melalui tingkat PPK kecamatan dan PPS kelurahan kepada masyarakatnya," terangnya, Rabu (4/7/2018).

"Disetiap kegiatan-kegiatan di tengah masyarakat pihak PPK bersosialisasi mensisipi penyampaiannya ke pada warga. Bahkan ditingkat kelurahan seperti warganya jika mengundang lurah, lurah tersebut juga menyampaikan pentingnya memilih calon yang di jagokan pada Pilwalkot Bekasi di pilkada serempak 2018 ini," papar Andy kepada pospublik
Hal lainnya juga di karena Paslon Walikota Bekasi Rahmat Effendi-Tri Adiyanto ini memang sudah memiliki kribilitas yang cukup bagus dalam meningkatkan mutu kinerja nya, khususnya menciptakan pembangunan infrastruktur bagi kota Bekasi.

Selain itu, untuk Pileg di 2019 nanti, Daftar Pemilih Sementara (DPS) di Kecamatan Pondokmelati jumlah DPTnya di estimasikan pemilih baru mengalami penambahan sekitar 2 ribu lebih atau 2,5 persen dengan jumlah total sekitar 84 ribu.

Andy melanjutkan, "Data penambahan tersebut ada pada jumlah DPT Pilkada serempak ditambah dengan data dari Disdukcapil dari Daftar Pemilih Pemula. Setelah itu, data tersebut masuk pada Daftar Pemilih Hasil Perbaikan (DPHP), hingga ke DPS dan finising di DPT nya," ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox