Reporter : Roy
![]() |
| Warga masyarakat usai rapat musyawarah dengan Perum Bukit Sentosa Residen |
Pos Publik . Bekasi-
Dengan adanya mufakat musawarah dan kelarifikasi. Antara kedua belah pihak.yang mana pada awal sebelumnya telah disepakati oleh pengembang dan lingkungan.
Namun pada ahirnya dinyatakan musawarah tersebut ternyatakan masih mentah.
Di hiraukan oleh pihak pengembang dan orang kepercayaannya.
Sabtu tanggal 14 juli 2018 pukul 09,00 Wib.Dari hasil temuan media Pos Publik.
Dilokasi Perum Bukit Sentosa Residen di kampung belokang Rt 03/02 desa Karang Sentosa, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi.
Berawal terjadinya kisruh yang mana lingkungan sudah tidak percaya lagi terhadap korlap Rojali. Yang ditunjuk oleh pihak perusahan, dengan diwakili oleh Bahrudin.
Diduga. "pada awal sebelumnya antara kedua belah pihak ada indikasi ikut serta bekerja sama untuk mengelabui lingkungan. Dengan mencari sebuah keuntungan juga kepentingan pribadinya. " sehingga lingkungan pada ahirnya sampai diadu domba. Antara pihak lingkungan yang mempercayanan saudara Uta sebagai Ketua korlap (kordinator lapangan).
Sebagai narasumber Uta Sebagai Ketua Korlap dari Warga sekitar, mengatakan, namun pengaruh itu tidak digubris , selalu diabaikan oleh lingkungan. Pada ahirnya mupakat musawarah klarifikasi dilaksanakan oleh lingkungan setempat dan sebagai orang kepercayaan yang ditunjuk dari perusahaan Perum Bukit Sentosa Residen atas nama Udin Bahrudin penyambung lidah untuk lingkungan.
Merucut kepada Rojali demi sebuah keuntungan pada ahirnya gelar mupakat musawarah dilaksanakan. Di kantor pemasaran galeri Perum Bukit Sentosa Residen sudah baku dan selesai dari kedua pihak.
Dalam acara konsulidasi tersebut dihadiri oleh lingkungan masarakat setempat dan pihak Perum Bukit Sentosa Residen.
Dengan suasana kondusip.(*)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar