![]() |
| SMKN 6 Bekasi menerapkan sekolah sebagai rumah kedua bagi siswanya. Hal ini dilakukan sebagai langkah mewujudkan sekolah ramah Anak |
Dari penuturan Kepala Sekolah SMK Negeri 6 Bekasi, Dyah Sulistianingsih, pelaksanaan MPLS yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut, ada beberapa hal yang ditekankan di lingkungan sekolahnya salah satunya sekolah ramah anak.
"Kebetulan SMK Negeri 6 Bekasi belum lama ini masuk ke dalam kriteria sekolah ramah anak tingkat Provinsi Jawa Barat, maka hal ini jadi acuan kita untuk menjadikan sekolah sebagai rumah kedua bagi siswa kami," ungkap Dyah, Senin (16/7).
Sebagai rumah kedua bagi siswanya, maka penerapan MPLS di sekolahnya berbasis kepada pendidikan karakter serta memberikan edukasi kepada siswa terkait budaya dan kebiasaan yang ada di lingkungan SMK Negeri 6 Bekasi.
"Para siswa kami perkenalkan kebudayaan di lingkungan sekolahnya sekaligus sebagai sarana pendidikan karakter bagi mereka," terangnya.
Untuk mendukung sekolah ramah anak, SMK Negeri 6 Bekasi menerapkan kepada siswanya yang datang terlambat ke sekolah untuk mengaji dan salat dhuha.
Selain itu pula, sambung Dyah, pihaknya juga tidak menutup pintu gerbang sekolah dan tidak menerapkan kekerasan dalam memberikan sanksi ke siswa.
"Kami tidak memberikan sanksi hukuman kepada para siswa kami yang datang terlambat ke sekolah melainkan mendidik mereka dengan membiasakan mengaji dan salat dhuha," bebernya. (*)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar