Reporter : Naran
![]() |
| Dua petani pusing sawahnya kekeringan air |
PosPublik - Bekasi - Kekeringan di Kabupaten Bekasi membuat para petani resah sejak memasuki musim kemarau, sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi mulai dilanda kekeringan. Warga pun mulai khawatir dengan kebutuhan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Hal ini seperti yang dirasakan warga Kp. Cihanjuang Desa Karang Indah Kecamatan Bojongmangu.
Begitu juga di wilayah Kecamatan Tambelang . ada tiga desa yang mengalami kekeringan seperti desa Sukakerta , Sukabudi, Sukawangi.Hujan yang tak kunjung turun selama kurang lebih dua bulan terakhir membuat sumur serta mata air yang biasa digunakan warga mengering.Begitupula irigasi saluran air ke persawahan kering dan tidak bisa untuk bercocok tanam padi.
Alhasil, warga menggunakan air galon mentah untuk minum dan memasak. Sementara untuk mencuci warga menggunakan air sungai.
“Walaupun tidak layak, tapi mau bagaimana lagi. Cuma untuk minum dan masak kami pakai air galon mentah yang dijual Rp 2.000 per galon. Tapi kalau air galon isi ulang yang matang, harganya lebih mahal lagi,” kata dia.
Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan mandi cuci kakus ,warga di pasok air oleh pihak swasta maupun pemerintah, Hanya pasokan air tidak datang tiap hari .Hingga warga harus mengeluarkan kocek tambahan untuk memenuhi kebutuhan air sehari hari (*)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar