![]() |
| TPS 19 Kompleks Deperla, Bekasi Timur Kota Bekasi |
Junaedi, salah seorang panitia di TPS setempat menuturkan pakaian adat Jawa yang dipakai para panitia TPS tersebut tidak lain untuk memberikan warna yang berbeda bagi warga yang datang dan mencoblos disini.
"Kami ingin memberikan warna yang sedikit berbeda di hari pencoblosan melalui pakaian adat yang dikenakan," tutur Junaedi, Rabu (27/6).
Selain ingin memberikan warna yang berbeda, pakaian adat yang dikenakan juga sebagai lambang untuk mempererat persatuan di kalangan pemilih.
"Meskipun berasal dari beragam suku bangsa yang berbeda dan memiliki pilihan calon yang berbeda pula, kami berharap persatuan dan kesatuan dalam wadah kebhinekaan tetap bisa dijaga," pungkasnya. ( Giri/Red)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar