![]() |
| CRF Nekat Membongkar Rumah Tetangga |
PosPublik, Kota Bekasi - Mengaku tak betah di rumah, CRF
nekat membongkar rumah tetangga yang ditinggal Mudik ke Toraja. CRF memgambil
sejumlah barang berharga, di rumah korban AR, Jl. Betet Blok D, No.21, Jati
Mulya, Bekasi Selatan.
Kejadian itu, diketahui korban AR, pada, Minggu 17 Juni
2018. Dalam keterangannya, AR kembali di rumah, sudah melihat bekas congkelan
dipintu lemari, dan pintu luar lantai atas rumahnya ikut rusak.
“Pelaku mengaku sudah tidak betah di rumah. Barang hasil
curian itu rencananya dijadikan modal, seperti biaya bayar kontrakan. Selama
ini CRF diketahui sebagai pengangguran dilingkungannya,” ujar Kapolsek Bekasi
Selatan, Kota Bekasi, Kompol Hersiantony, dalam konfrensipers.
Dari laporan, AR, lanjutnya, unit Reskrim Polsek Bekasi
Selatan dipimpin Iptu Musdiyanto melakukan penyidikan dan diketahui pelaku
berada di wilayah Cibijong, Kabupaten Bogor. CRF berhasil dibekuk di
kontrakannya di jl. Raya Bogor samping Pabrik Kulit, desa Ngawer. Selasa 10
Juni 2018.
“Saat dilakukan penangkapan, semua barang bukti masih
lengkap dan saat ini diamankan di Polsek Bekasi Selatan, untuk dilakukan
penyidikan,”ungkap, Hersiantony mengaku CRF dalam beraksi hanya sendiri.
Adapun barang bukti yang diamankan, satu unit laptop HP, hp
Advan, tas Jansport,kardus Laptop, Xiomi redmi note 3, satu buah kardus
hardisk, tiga lembar kwitansi pembelian emas, satu buah jam tangan merek
alexander christy. Kerugian mencapai Rp.30 jutaan, pelaku diancam 7 tahun
penjara.
Dalam keterangan itu, Polsek Bekasi Selatan, hanya menghadirkan
CRF sebagai pelaku tunggal. Dikonfirmasi apakah barang sempat dijual,
Hersiantony mengaku akan dilakukan pengembangan lebih lanjut.
Sementara itu, CRF, sebagai pelaku pembongkaran di
konfirmasi terpisah saat dihadirkan dalam konfrensipers, kepada wartawan
mengaku barang hasil curian sudah sempat dijual kepada seseorang.
Namun ia tidak menyebutkan kepada siapa laptop merek HP, dan
xiomi dijual. CRF langsung digiring, untuk masuk kembali ke dalam Sel.
“Saya nekat membongkar, karena ada konflik keluarga. Rencana
saya, jual untuk biaya sekolah. Barang hasil curian sudah sempat saya jual,
seperti Laptop dan Hp Xiomi,”ujarnya singkat. (*)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar